Categories
Other

Please clarify some paper details before starting to work on the order.

Instructions will be uploaded later.
Important Info

The order was placed through a short procedure (customer skipped some order details).
Please clarify some paper details before starting to work on the order.

Type of paper and subject
Number of sources and formatting style
Type of service (writing, rewriting, etc)

Categories
Mathematics

Important info

Instructions will be uploaded later.
Important Info

The order was placed through a short procedure (customer skipped some order details).
Please clarify some paper details before starting to work on the order.

Type of paper and subject
Number of sources and formatting style
Type of service (writing, rewriting, etc)

Categories
English

Mla format

MLA format
4 pages
According to your analysis, what is the central or primary theme of the story? Through an
analysis of the text’s specific literary features

Categories
Other

Supaya terjadi persetujuan yang sah, perlu dipenuhi empat syarat;

A.   PENGERTIAN HUKUM PERIKATAN
 
Perikatan berasal dari bahasa Belanda yaitu “Verbintenis” atau dalam bahasa Inggris yang dikenal dengan istilah “Binding” . Verbintenis berasal dari kutipan bahasa Perancis yaitu “ Obligation ” yang terdapat dalam code civil Perancis.
 
Menurut Badrulzaman (1982: 1) Perikatan ialah hubungan yang terjadi di antara dua orang atau lebih yang terletak di dalam lapangan harta kekayaan di mana pihak yang satu berhak atas prestasi dan pihak yang lainnya wajib memenuhi prestasi itu.
 
Dalam buku III KUHPerdata dibahas secara khusus tentang perikatan, menurut ilmu pengetahuan hukum, perikatan merupakan hubungan antara dua orang atau lebih, yang terletak di lapangan harta kekayaan tersebut, dimana terdapat pihak yang wajib memenuhi prestasi dan pihak yang berhak atas prestasi.
 
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa perikatan mengandung 4 unsur, yang meliputi:
1.     Hubungan hukum, yaitu yang melekatkan hak terhadap satu pihak dan kewajiban bagi pihak lain.
2.     Kekayaan, yang berarti Kriteria perikatan adalah ukuran-ukuran yang dapat memiliki nilai dalam suatu hubungan hukum. 
3.     Pihak-pihak, yang berarti di dalam perikatan harus terdiri dari dua orang atau lebih.
4.     Prestasi atau dikenal juga dengan istilah kontraprestasi adalah bagian dari pelaksanaan perikatan, yang menurut Pasal 1234 KUHP Perdata dibedakan atas sesuatu, melakukan sesuatu, dan tidak melakukan sesuatu.
B.   DASAR HUKUM PERIKATAN
1. Perikatan yang lahir karena perjanjian misalnya perjanjian jual beli, sewa-menyewa, tukar menukar, dan perjanjian pijam meminjam
   2. Perikatan yang lahir karena undang-undang saja misalnya kewajiban bagi orang tua untuk saling memberikan nafkah bagi anaknya.
   3. Perikatan yang lahir karena perbuatan manusia yang sesuai hukum misalnya perwakilan sukarela (zaakwarneming) sebagai mana diatur dalam Pasal 1354 BW “jika seorang dengan sukarela, dengan tidak mendapat perintah untuk itu, mewakili uruan orang lain dengan atau tanpa sepengetahuan orang ini, maka ia secara diam-diam mengikatkan dirinya untuk mengikat dirinya untuk meneruskan serta menyelesaikan urusan tersebut, hingga orang yang diwakili kepentingannnya dapat mengerjakan urusan itu.
C.   ASAS HUKUM PERIKATAN
 
Ada beberapa asas dalam hukum perikatan, diantaranya:
1.        Pacta Sund Servanda
Istilah pacta sunt servanda berasal dari bahasa latin yang berarti ′janji harus ditepati.
Pacta Sund Servanda memiliki pengertiaan sebagaimana yang ada di dalam pasal 1338 KUHPerdata:
“Semua persetujuan yang dibuat sesuai dengan undang-undang berlaku sebagai undang-undang bagi mereka yang membuatnya. Persetujuan itu tidak dapat ditarik kembali selain dengan kesepakatan kedua belah pihak, atau karena alasan-alasan yang ditentukan oleh undangundang. Persetujuan harus dilaksanakan dengan itikad baik.”
2.     Kepastian Hukum
Menurut Sudikno Mertokusumo Kepastian Hukum ialah jaminan bahwa hukum tersebut harus dijalankan dengan cara yang baik. Jadi didalam suatu perikatan masing-masing pihak harus menjalankannya sesuai dengan hukum dan perikatan tersebut menjadi UU bagi para pihak yang membuatnya.
3.     Konsensualisme
konsensualisme merupakan kesepakatan para pihak untuk mengikatkan diri dalam suatu perjanjian
Konsensualisme dalam hal ini mengacu pada pasal 1320 KUHPerdata, yakni:
Supaya terjadi persetujuan yang sah, perlu dipenuhi empat syarat;
1.        kesepakatan mereka yang mengikatkan dirinya;
2.        kecakapan untuk membuat suatu perikatan;
3.        suatu pokok persoalan tertentu;
4.        suatu sebab yang tidak terlarang.
 
4.     Kebebasan Berkontrak
Kebebasan kontrak yakni dimana para pihak dapat:
·        Mengadakan perjanjian
·        Berbuat atau tidak berbuat sesuatu
·        Menentukan isi perjanjian
5.     Kepatutan
Kepatutan sesuai dengan apa yang ada di dalam pasal 1339 KUHPerdata, yakni:
“Persetujuan tidak hanya mengikat apa yang dengan tegas ditentukan di dalamnya, melainkan juga segala sesuatu yang menurut sifatnya persetujuan dituntut berdasarkan keadilan, kebiasaan, atau undang-undang.”
6.     Keseimbangan
Keseimbangan yakni asas yang dimana para pihak harus melakukan hak dan kewajibannya sesuai dengan apa yang diperjanjikan namun apabila salah satu pihak tidak memenuhi prestasinya maka pihak yang merasa dirugikan dapat menuntut prestasinya sesuai dengan apa yang diperjanjikan, dalam hal ini asas keseimbangan dapat dipertanggungjawabkan.
 
7.     Kepercayaan
Asas kepercayaan memiliki arti bahwa setiap pihak yang mengadakan perjanjian harus saling percaya satu dengan yang lainnya agar perjanjian yang diadakan dapat dijalankan dengan itikad baik sesuai dengan apa yang telah diperjanjikan sampai pada perjanjian tersebut selesai. Tanpa adanya kepercayaan anatara pihak yang mengadakan perjanjian, maka tidak dapat dilakukan suatu perjanjian karena perjanjian tersebut memiliki kekuatan yang mengikat sebagai Undang-undang.
8.     Persamaan Hukum
Asas persamaan hukum memiliki arti bahwa setiap manusia memiliki kedudukan yang sama di depan hukum. Tidak membedakan dari suku, agama, warna kulit, dan lainnya. Dalam hal ini hukum menggangap setiap manusia sama.
 
 
 
D.   SEBAB TERHAPUSNYA PERIKATAN
Menurut Pasal 1381 B.W., suatu perikatan dapat hapus karena:
1.     Pembayaran (betaling) yaitu jika kewajiban terhadap perikatan itu telah dipenuhi (dipenuhinya prestasi). Pembayaran harus diartikan secara luas. Misalnya seorang pekerja melakukan pekerjaan termasuk juga pembayaran. Ada kemungkinan pihak ketiga yang membayar hutang seorang debitur kemudian sendiri menjadi kreditur baru pengganti kreditur yang lama. Keadaan semacam itu disebut subrogasi.
2.     Penawaran pembayaran tunai diikuti penyimpanan (consignatie) adalah pembayaran tunai oleh debitur kepada kreditur, namun tidak diterima oleh kreditur tetapi kemudian oleh debitur dititipkan atau disimpan di Pengadilan Negeri. Kalau pengadilan mengesahkan pembayaran itu maka perikatan dianggap hapus.
3.     Pembaharuan hutang (novasi) adalah apabila hutang yang lama digantikan dengan hutang yang baru.
4.     Imbalan (vergelijking) atau kompensasi adalah apabila kedua belah pihak saling mempunyai hutang, maka hutang mereka masing-masing diperhitungkan. Misalnya A mempunyai hutang  kepada B Rp. 100.000,00; dan B mempunyai hutang keapada A Rp 75.000,00, maka jika diadakan kompensasi, sisa hutangnya A kepada B masih Rp 25.000,00.
5.     Percampuran hutang (Schuldvermenging) adalah apabila pada suatu perikatan kedudukan kreditur dan debitur menjadi satu (menyatu) pada satu orang. Misalnya pada warisan, perkawinan dengan harta gabungan dan sebagainya. Contoh: Debitur (A) mempunyai hutang kepada kreditur (B). Kemudian debitur (A) kawin dengan kreditur (B), maka terjadilah percampuran harta dalam perkawinan. Dengan demikian hapuslah hutang debitur (A) kepada kreditur (B).
6.     Pembebasan hutang (kwijtschelding der schuld) adalah perbuatan hukum kreditur melepaskan haknya untuk menagih piutangnya kepada debitur.
7.     Kebatalan dan pembatalan (nietigheid of te niet doening) adalah apabila dalam perikatan tidak terpenuhinya syarat subjektif mengenai syarat sahnya perjanjian, maka perikatan (perjanjian) dapat dibatalkan. Di sini harus ada perbuatan pembatalan, bukan batal demi hukum. Kalau batal demi hukum, dianggap tidak ada perikatan/perjanjian. Batal demi hukum atau batal dengan sendirinya tidak diperlukan tindakan pembatalan.
8.     Hilangnya/musnahnya benda yang diperjanjikan (het vergaan der verschuldigde zaak) adalah apabila benda yang diperjanjikan musnah atau hilang atau menjadi tidak dapat diperdagangkan. Maka perikatan menjadi hapus.
9.     Berlakunya syarat batal (door werking ener ontbindende voorwaarde) adalah suatu perikatan yang sudah ada (sudah terjadi) yang berakhirnya digantungkan pada peristiwa yang belum tentu atau tidak tentu terjadi. Misalnya A mengadakan perjanjian sewa menyewa rumah (sudah terjadi pejanjian) dengan B. Perjanjian sewa akan berakhir apabila Rumah A sudah selesai dibangun (dapat ditempati). Perikatan ini berbeda dengan perikatan berketetapan waktu maupun perikatan bersyarat.
10. Kadaluwarsa (verjaring) adalah daluwarsa atau lewat waktu menurut pasal 1946 adalah suatu upaya untuk memperoleh sesuatu atau untuk dibebaskan dari suatu perikatan dengan lewatnya waktu tertentu, atas suatu syarat-syarat yang ditentukan oleh undang-undang. Menurut Pasal 1967 B.W., bahwa segala tuntutan hukum baik bersifat kebendaan maupun perseorangan, hapus karena daluwasa dengan lewatnya waktu 30 tahun.
E.    WAN PRESTASI DAN AKIBATNYA
 
Wansprestasi timbul apabila salah satu pihak (debitur) tidak melakukan apa yang diperjanjikan. Adapun bentuk dari wansprestasi bisa berupa empat kategori, yakni :
 
1.     Tidak melakukan apa yang disanggupi akan mencari.
2.     Melaksanakan apa yang mendatangkannya, tetapi tidak sebagaimana yang melanggar.
3.     Melakukan apa yang mendatangkan tetapi terlambat.
4.     Melakukan sesuatu yang menurut perjanjian tidak boleh diperbolehkan.
Akibat-akibat wansprestasi berupa hukuman atau akibat-akibat bagi debitur yang melakukan wansprestasi , dapat digolongkan menjadi tiga kategori, yakni :
1.     Membayar Kerugian Yang Diderita oleh Kreditur (Ganti Rugi)
Ganti rugi sering diperinci meliputi tinga sure, yakni:
a.     Biaya adalah segala pengeluaran atau perongkosan yang nyata-nyata sudah dikeluarkan oleh salah satu pihak;
b.     Rugi adalah kerugian karena kerusakan barang-barang kepunyaan kreditor yang diakibatkan oleh kelalaian si debitur;
c.     Bunga adalah kerugian yang berupa kehilangan keuntungan yang sudah dibayangkan atau dihitung oleh kreditur.
d.     Pembatalan Perjanjian atau Pemecahan Perjanjian
 
 
Di dalam ganti rugi telah diatur dalam Pasal 1247 dan Pasal 1248 KUH Perdata.
2.     Pembatalan Perjanjian atau Pemecahan Perjanjian. 
Pembatalan perjanjian atau pemecahan perjanjian bertujuan membawa kedua belah pihak kembali pada keadaan sebelum perjanjian diadakan.
3.     Peralihan Risiko
Peralihan risiko adalah kewajiban untuk kerugian jika terjadi suatu peristiwa di kesalahan salah satu pihak yang menimpa barang dan menjadi obyek perjanjian sesuai Pasal 1237 KUH perdata.
Important Info

The order was placed through a short procedure (customer skipped some order details).
Please clarify some paper details before starting to work on the order.

Type of paper and subject
Number of sources and formatting style
Type of service (writing, rewriting, etc)

Categories
Other

Your review should identify the author’s main argument define at least 3 terms or concepts (please either bold or underline the terms/concepts) that the author uses to build their argument explain the relevance of this reading to the class topic

Your review should Identify the author’s main argument Define at least 3 terms or concepts (please either bold or underline the terms/concepts) that the author uses to build their argument Explain the relevance of this reading to the class topic

Categories
Management

Proofread your assignments carefully before turning

Only do 1,2,and 3

Can use three full pages including heading, summary paragraph, and question restatement before the answer
—-Use the following format: Student Name, Course # (GBMG 341) Section (Section 2), Case Name (Iris Window Fashions USA Freight Contracts: A Legal & Ethical Dilemma) and a one paragraph summary that identifies
what the case is about, its key issues/problems and challenges, (this is not a summary nor a restatement of the case), then a restatement of each assigned question and your response. A thorough answer should integrate materials from the case, text,
readings and lectures. Some case responses may require outside research to fully respond. Be sure to include proper reference citation using the APA reference style when using outside references and include a Bibliographical Note using APA style. Case studies with three or more punctuation, grammar and spelling errors are subject to the loss of one point. Failure to follow proper format will result in my
refusal to read your case study. Proofread your assignments carefully before turning
them in to me. Case study assignments are to be double spaced, limited to three pages (not including reference page)—-
There are five attached files
1-The Management Textbook PDF (Main textbook of the class best reference other than google)
2- Article with answers for this same case (slightly different questions for the same case but it still can be use as a guide. Its very similar. Not to be directly referred to obviously. It just acts as a guide
3- Paper from professor with Ethical Systems
(Should be integrated into the answers somehow),
4- The ACTUAL ARTICLE (iris window fashion…..) for the case study with the Questions at the end (ANSWER ONLY 1, 2, AND 3)
5- Reference Case Study that I wrote which got a 95 percent grade. (example of case format)
Heavy Emphasis on Ethics with emphasis on the legal side also.

Categories
Technology

(one page) c. 

You are to prepare a cost-benefit analysis (CBA) for a technology
Search the internet for a CBA template. There are many available for download, or you may design your own. You may review the following webpages for examples:
https://www.wordtemplatesonline.net/cost-benefit-analysis-example/
https://templatelab.com/cost-benefit-analysis-templates/
https://templatearchive.com/cost-benefit-analysis/
 
1.   Complete an analysis for submission. The submission will be in the form of a paper, with the analysis form or template embedded. The paper should do the following:
a.   Identify and describe your technology project. (one page)
b.   Present a short narrative of the importance of considering the use of the technology. (one page)
c.    Present the CBA form or template. (Two pages)
d.   Describe the uncertainties identified for the technology. (one page)
e.   Present your findings (conclusion) and make your informed decision to adopt the new technology or reject it for the time being. Be sure to provide a reasonable justification for the decision. (one page)
f.  **  References, including the references for the CBA template used in the assignment. (a-e)**
g.   Pros/Cons: Discuss the pros and cons of adopting this technology.(one page)
h.   Conclusion/Decision: Prepare a discussion regarding the decision  that will be made on the adoption of the technology (immediate adoption, deferral, or rejection) (two pages)
i.     Lesson Learned: Include a section at the end of the paper reflecting on the process (two pages)
j.    **References: Eight references are required (g,h and i)**

Categories
Other

Part iii will be approximately 3 pages.

OVERVIEW
The purpose of this assignment is to experience the complexities of the career counseling and
planning process and to complete an individual career counseling and planning cycle. This
assignment provides an opportunity to administer, score, and interpret career assessment results.
This assignment will also provide students with an opportunity to engage in an occupational
exploration process using career technology information and resources. This process will
introduce students to a process that can assist future clients with their career exploration.
INSTRUCTIONS
Divide your paper using the headings located in the Benchmark: Career Self-Assessment and
Exploration Template (without Roman numerals) and follow these guidelines:
 Write a 10-12 page paper (not including title page, abstract, or references)
 Include a title page, abstract, and a minimum of 3 sources including the O*Net
 Please follow current APA formatting
 Your paper may be written in first person.
 Save your paper in Microsoft Word format as: Last name_First initial_Career_Self-
assessment_ Paper (e.g., Doe_J_ Career_Self-Assessment_ Paper).
Part I: Career Self-Assessment
For this part of your paper, you will use the results obtained from Steps I-III of the Career
Inventory Activity. The Career Inventory Activity Instructions can be found in Module 2 in
Canvas. You will use the results of the Decision-Making Factors Survey (Horton, 2009), O*Net
Interest Profiler and the Value Sort from The Career Inventory Activity to conceptualize your
own career development. Part I will be 4-6 pages. Please cite your sources.
Part II: Occupational Exploration
After reviewing the results of the Decision-Making Factors Survey, O*NET Interest Profiler and
Value Sort, select one potential career that you want to further explore based on your top
Holland scores and/or identified values. Please gather information about the career and report
that information in this paper. Part II will be approximately 3 pages. Please cite your sources.
Part III: Practical Application
For this part of your paper, you will respond to a career counseling scenario. Use relevant ethical
codes and ethical decision-making models to demonstrate how you will navigate a client who has
differing values from your own. Part III will be approximately 3 pages. Please cite your sources

Categories
Education

What prior knowledge and/or gaps in knowledge do these students have that are necessary to support the learning of the skills and concepts for this lesson?

Kindergarten math lesson plan: Use the

http://www.earlychildhoodnyc.org/pdfs/PreK%20Common%20Core%202013-10-28.pdf

https://www.earlychildhood.org/concrete5.7.3.1/application/files/9316/0440/7391/ELG-2020.pdf

to fill out the following question.

in Central Focus
What is the central focus for the content in the learning segment?

Domain Addressed
Primary Area of Child Development

Include other areas of Child Development that may be addressed in this lesson.

Standards: Early Learning Guidelines Standards / Common Core
What standard(s) are most relevant to the learning goals?

Student Learning Objective(s)
Write objectives in ABCD format, utilizing Bloom′s Taxonomy.

Skills (up to 4)
What are the specific learning goal(s) for student in this lesson?

Linking Theory to Practice
Why are the learning tasks for this lesson appropriate for your students?

Prior Academic Knowledge, Conceptions
and Requisite Skills
What knowledge, skills, and concepts must students already know to be successful with this lesson?
What prior knowledge and/or gaps in knowledge do these students have that are necessary to support the learning of the skills and concepts for this lesson?

Categories
Environmental Issues

Be fair to the side of the issue that is contrary to the one you will be supporting;

Introduction
Provide the details of the case, relevant facts, historical context, and other relevant information.
What are the principal issues, conflicts, or decision points
First Part: Exposition
Lay out the conflicts and issues in some detail.
Develop your position.
Be fair to the side of the issue that is contrary to the one you will be supporting;
provide a charitable interpretation of their position.
Second Part: Justification
How should the conflicts be resolved? What is the ethical principle you’re using?
If cost/benefit, how would you monetize the benefits and harms and compare them relative to alternatives that support your position.
If utilitarianism, determine what would create the greatest good for the greatest number.
If Pareto principle, then who and why would their situation be made worse off; Is there a compromise so that they can be reasonably compensated for the harm?